NCC: Ketika Para Presiden Somalia Berkumpul

Dewan Konsultatif Nasional atau National Consultative Council (NCC) Somalia kembali digelar di Mogadishu pada 30 Desember 2025, menjadi salah satu momen penting yang menunjukkan bahwa para pemimpin negara bagian federal Somalia memang pernah duduk bersama dalam satu forum nasional.

Pertemuan NCC kali ini dipimpin langsung oleh Presiden Republik Federal Somalia, Hassan Sheikh Mohamud, dengan agenda utama membahas kedaulatan nasional, persatuan, keamanan, serta arah masa depan negara yang masih berada dalam fase konsolidasi pascakonflik.

Forum NCC merupakan mekanisme politik tingkat tinggi yang mempertemukan pemerintah federal dengan para presiden negara bagian, sehingga sering dipandang sebagai barometer hubungan pusat dan daerah dalam sistem federal Somalia yang belum sepenuhnya mapan.

Dalam pertemuan tersebut hadir Perdana Menteri Somalia Hamza Abdi Barre, Wakil Perdana Menteri Salah Ahmed Jama, serta sejumlah presiden negara bagian seperti Presiden South West Abdiaziz Hassan Mohamed, Presiden Galmudug Axmed Abdi Kariye, dan Presiden Hirshabelle Ali Abdullahi Husein.

Selain itu, turut hadir Presiden Negara Bagian Timur Laut Abdulkadir Ahmed Aw-Ali serta Gubernur Wilayah Banadir sekaligus Wali Kota Mogadishu, Hassan Mohamed Hussein, yang mewakili kawasan ibu kota dengan status administratif khusus.

Kehadiran para pemimpin ini menegaskan bahwa, meskipun tidak selalu lengkap, presiden-presiden negara bagian Somalia memang pernah berkumpul dalam satu meja bersama pemerintah federal melalui NCC.

Presiden Hassan Sheikh Mohamud dalam paparannya menekankan pentingnya tanggung jawab kolektif seluruh institusi negara dan rakyat Somalia untuk menghadapi ancaman yang dapat merongrong kedaulatan, persatuan, dan keamanan nasional.

Dewan NCC juga kembali menegaskan posisi tegas Somalia dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan wilayahnya sesuai dengan Konstitusi Sementara Somalia, Piagam PBB, serta Piagam Uni Afrika, yang menjadi landasan hukum internasional negara tersebut.

Dalam konteks geopolitik regional, NCC secara keras mengecam dan menolak segala upaya ilegal atau tindakan sepihak Israel yang dinilai berusaha mencampuri urusan internal Somalia, khususnya terkait kawasan timur laut, keamanan regional, Teluk Aden, dan koridor Laut Merah.

Pernyataan ini memperlihatkan bahwa forum NCC tidak hanya menjadi ajang koordinasi internal, tetapi juga sarana menyampaikan sikap politik bersama Somalia terhadap isu-isu eksternal yang sensitif.

Dewan juga menyerukan kepada seluruh warga Somalia untuk menjaga persatuan nasional, meningkatkan kewaspadaan, serta menolak propaganda atau tindakan apa pun yang berpotensi memecah belah stabilitas dan keutuhan negara.

Dalam bidang politik domestik, NCC menyambut suksesnya pemilihan dewan lokal di Wilayah Banadir pada 25 Desember 2025, yang disebut sebagai tonggak bersejarah dalam pembangunan demokrasi dan tata kelola pemerintahan lokal.

Keberhasilan pemilu lokal tersebut dipandang sebagai bukti bahwa proses demokratis di Somalia perlahan mulai berjalan, meskipun tantangan keamanan dan politik masih membayangi.

Dewan juga mendorong percepatan penyelenggaraan pemilihan dewan lokal di seluruh negara bagian federal, karena pemilu lokal dianggap sebagai fondasi utama desentralisasi dan partisipasi publik dalam sistem federal.

Dalam aspek keamanan, NCC sepakat memperkuat koordinasi antar-pemerintah dalam memerangi ekstremisme dan terorisme, yang selama ini menjadi ancaman serius bagi stabilitas Somalia.

Forum ini juga memberikan apresiasi kepada Angkatan Bersenjata Nasional Somalia atas keberhasilan mereka menjaga stabilitas, khususnya melalui Operasi Pedang Senyap di wilayah Lower Shabelle.

Selain isu keamanan, NCC menyoroti dampak bencana alam seperti kekeringan dan krisis lingkungan lain yang terus memukul berbagai wilayah Somalia dan menimbulkan dampak kemanusiaan serius.

Pemerintah federal dan negara bagian sepakat bahwa penanganan bencana merupakan tanggung jawab nasional bersama, dengan fokus pada penguatan sistem peringatan dini, kesiapsiagaan, dan ketahanan iklim jangka panjang.

NCC juga menyerukan dukungan lebih besar dari komunitas internasional dan lembaga kemanusiaan untuk meringankan penderitaan warga terdampak sekaligus memperkuat ketahanan struktural Somalia.

Dalam penutupnya, Dewan menegaskan kembali komitmen Somalia untuk bekerja sama dengan negara tetangga, organisasi regional, dan mitra internasional demi perdamaian dan pembangunan berkelanjutan.

Namun, NCC secara tegas menolak segala bentuk campur tangan eksternal yang dianggap melanggar kedaulatan dan keutuhan wilayah Somalia.

Pertemuan NCC ini sekaligus menjawab pertanyaan publik tentang apakah para presiden negara bagian Somalia pernah berkumpul, dengan menunjukkan bahwa pertemuan semacam ini memang terjadi, meski tidak memiliki jadwal rutin tahunan.

Dengan demikian, NCC berfungsi sebagai forum ad hoc yang digelar sesuai kebutuhan politik nasional, mencerminkan dinamika federalisme Somalia yang masih terus mencari bentuk paling stabil.

Share on Google Plus

About Redaksi

Orang hebat bukan yang tak pernah kalah, tapi yang selalu bangkit.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Post a Comment